Di Indonesia, cabe menjadi salah satu sayuran yang begitu populer dan digemari hampir semua kalangan. Tak heran jika budidayanya pun juga banyak dilakukan oleh para petani. Cabe sendiri punya banyak jenisnya, seperti cabe rawit, cabe merah besar, cabe merah keriting, cabe gendot dan lain sebagainya. Selain banyak jenisnya, tanaman cabe juga termasuk tanaman yang mudah hidup di segala kondisi tanah. Baik di ladang, persawahan, hingga di kawasan pegunungan.

Dalam menanam tanaman cabe perlu biaya yang tidak sedikit, terlebih jika lahan yang ditanami cukup luas. Karenanya, penting untuk memahami bagaimana cara merawat tanaman cabe secara teknis  maupun teori dengan baik. Setiap jenis cabe memiliki cara perawatan yang hampir sama, tidak ada perbedaan secara mendasar. Simak bagaimana cara merawat tanaman cabe berikut ini.

Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan

Masa tanam untuk tanaman cabe, rata-rata membutuhkan waktu antara 3 sampai 4 bulan untuk siap panen. Dalam menanam tanaman cabe ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Mulai dari mempersiapkan lahan, pembibitan, penanaman, penyiraman, pendangiran, pemberian pupuk secara  serta pengendalian hama penyakit. Hal tersebut merupakan tahapan penting yang harus diketahui dalam membudidayakan tanaman cabe. 

Cara Merawat Tanaman Cabe Usia 0-4 Bulan

Apapun jenis tanaman cabe yang ditanam, perawatannya tidak jauh berbeda. Berikut, bagaimana cara merawat tanaman cabe dari usia 0 hingga siap panen.

Usia Tanaman Cabe 0-1 Bulan

Sebelum tanaman cabe berumur satu bulan, sebaiknya harus lebih fokus dalam pemberian pupuk. Pupuk yang diberikan bisa pupuk kandang, misalnya kotoran ayam, sapi atau kambing yang sebelumnya sudah dikeringkan di sekitar tanaman cabe.

Pupuk kandang ini sangat baik untuk tanaman cabe karena banyak mengandung unsur fosfor dan juga nitrogen yang dibutuhkan tanaman. Ketika tanaman cabe berumur 0 sampai 7 hari umumnya telah memasuki masa semai bibit.

Selanjutnya saat tanaman cabe sudah berumur 7 sampai 20 hari, ini menjadi masa pemindahan pembesaran bibit dari polybag ke lahan tanam. Di umur tanaman antara 21 sampai 30 hari, ini adalah masa yang paling sesuai untuk melakukan pemupukan dengan pupuk kandang.

Di usia tanaman yang baru sebulan, penyulaman juga sangat baik untuk dilakukan. Penyulaman dilakukan dengan membuang rumput liar atau gulma yang bisa mengganggu tanaman cabe untuk tumbuh. Karena di usia ini, tanaman cabe masih sangat rentan.

Usia Tanaman Cabe 1-2 Bulan

Di rentang usia tanaman antara 1 – 2 bulan sebaiknya diberikan pupuk phonska yang dicairkan untuk mendukung perkembangan tanaman cabe. Pembuatan pupuk cair dari phonska ini cukup mudah, berikut caranya.

  • Siapkan beberapa jenis pupuk organik, misalnya pupuk SP, pupuk KCL dan pupuk phonska dengan perbandingan 1:1: 2.
  • Siapkan air bersih dan beberapa ember.
  • Tuangkan air yang sudah disiapkan kedalam ember, lalu campurkan dengan ketiga pupuk tadi dan aduk sampai rata. Pupuk cair pun siap digunakan

Setelah, pupuk cair siap, selanjutnya bisa digunakan. Ambil campuran pupuk tadi sekitar 1 liter, kemudian campurkan dengan air bersih sebanyak 20 liter. Pencampuran tersebut bertujuan supaya akar tanaman tidak kering. Kemudian masukan campuran pupuk cair tadi ke dalam alat semprot dan semprotkan ke tanaman cabe yang sudah berusia 1 – 2 bulan

Pupuk campuran phonska cair telah terbukti bisa merangsang tanaman cabe untuk menghasilkan buah yang lebat. Selain itu, juga bisa membuat tanaman cabe jadi lebih subur ketimbang tanpa pupuk cair campuran tersebut.

Selain pemberian pupuk, cara merawat tanaman cabe rawit yang tidak kalah penting adalah usahakan agar media tanam tanaman tetap lembab dan tidak kering. Lakukan kontrol kelembaban tanah secara berkala dengan melakukan penyiraman rutin. Di usia ini, sangat cocok dilakukan perempelan, teknik kerap digunakan untuk mempercepat tahap pembuahan pada tanaman cabe.

Usia Tanaman Cabe 2-3 Bulan

Cara merawat tanaman cabe rawit yang sudah memasuki usia 2 sampai 3 bulan sedikit berbeda dari sebelumnya. Sebab pada fase ini, tanaman cabe sudah banyak yang mulai berbunga dan muncul buah. Di masa ini Anda harus selalu melakukan kontrol pada tanaman cabe, jangan sampai tumbuh kerdil atau bahkan terserang hama penyakit. 

Usia Tanaman Cabe 3-4 Bulan

Kontrol dan pemberian pupuk serta penyiraman pada tanaman cabe tetap perlu dilakukan. Untuk mengantisipasi agar tanah tidak mengalami kekeringan, sehingga membuat tanaman cabe terganggu. 

Karena di usia ini tanaman cabe sedang dalam masa pembentukan buah. Jika perawatannya kurang maksimal, bisa-bisa banyak buah yang gugur sebelum sampai dipanen. Untuk tahap pemanenannya ada beberapa tahap waktu. Namun, umumnya tanaman cabe bisa dipanen antara 11 hingga 15 kali petik. 

Nah, demikian tadi cara merawat tanaman cabe rawit sesuai dengan usianya. Dengan memberikan perawatan yang sesuai, diharapkan tanaman cabe bisa memberikan hasil yang maksimal. Perawatan tersebut bisa dilakukan untuk semua jenis cabe. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *