Cara vaksin ayam Bangkok harus dipelajari dengan serius. Ternyata memberikan vaksin juga memiliki aturan. Tak boleh sembarangan. Pengetahuan tidak hanya cukup sebatas pada pemberian vaksin berdasarkan dosis.

Inilah Metode dan Cara Vaksin Ayam Bangkok

vaksin ayam bangkok

Terdapat banyak hal yang harus dipelajari termasuk cara memberikan vaksin. Ternyata pemberian vaksin tak hanya dengan cara penyuntikan saja. Adapun berbagai cara memberikan vaksin sebagai berikut.

1. Vaksin Melalui Tetes Mata

vaksin tetes mata ayam

Mungkin cara memberikan vaksin dengan tetes mata bagi orang awam tak biasa. Kebanyakan cara pemberian vaksin yang banyak dilakukan dan diketahui adalah dengan cara menyuntikkan. Berbeda dengan ayam joper Cara vaksin ayam Bangkok juga bisa dilakukan melalui tetes mata.

Ternyata cara ini diperlukan untuk ayam yang masih berusia kurang dari 7 hari. Akan tetapi, cara tersebut membutuhkan kesabaran karena pemberian vaksin satu per satu dengan tepat mengenai bagian mata. Keuntungan memberikan vaksin dengan cara tetes mata ini sangat efektif.

2. Pemberian Vaksin dengan Cara Meminumkan

vaksin minum ayam

Pemberian vaksin dengan cara ini biasanya dilakukan secara massal atau dalam jumlah ayam yang banyak. Bahkan, 100 ekor ayam sekaligus dalam waktu yang sama bisa diberikan vaksin melalui air minum. Dosis yang diberikan dibuat double, hal ini untuk mengantisipasi ayam yang minum sedikit. Sebelum memberikan vaksin tersebut, semua ayam tidak boleh sama sekali diberikan air minum selama 2 jam.

Cara pembuatan vaksin dengan mencampurkan ke dalam air bersih dan tak lupa sesuai dosis yang diberikan. Hal yang perlu dilakukan adalah memperbanyak tempat minum agar semua ayam merata kebagian vaksin.

Disamping itu, cara ini juga mempermudah ayam mendapatkan vaksin. Adapun hal penting yang harus dilakukan yaitu membersihkan semua tempat minum ayam sampai benar-benar tidak ada sisa vaksin. Apabila tak memungkinkan lebih baik tempat minum dimusnahkan agar lebih aman.

3. Pemberian Vaksin dengan Cara Suntik

vaksin suntik ayam

Sebelum menyuntikkan vaksin, pastikan terlebih dahulu alat suntik steril. Sebaiknya alat suntik sekali pakai per ekor ayam. Jika tidak, harus disterilkan terlebih dahulu dengan merebus alat suntik selama 30 menit.

Setelah bisa dipastikan alat suntik steril bisa mengocok vaksin dan air agar tercampur secara merata. Suntik vaksin pada bagian bawah kulit atau yang disebut subkutan. Letaknya pada bagian leher belakang bawah.

Selain itu juga bisa disuntik pada bagian otot intramuscular yakni lebih tepatnya otot dada atau paha. Pemberian vaksin dengan cara menyuntik ini perlu kehati-hatian, jangan sembarang. Resiko leher terpuntir dan leher bengkak pun tinggi jika tak dilakukan secara hati-hati.

Bahkan, kemungkinan fatal yakni kematian pasca suntik vaksin juga bisa saja terjadi. Tak kalah pentingnya, cara vaksin ayam Bangkok melalui suntik harus dipastikan terlebih dahulu lingkungan bersih dan tak terkontaminasi dengan bakteri. Apabila sampai terjadi kontaminasi dengan bakteri, dampaknya bisa saja membuat ayam lemas tak bergairah.

Pemberian vaksin memang hal yang positif. Akan tetapi, cara vaksin ayam Bangkok harus dilakukan secara tepat. Apabila tidak, justru akan memberikan dampak buruk pada kesehatan dan keselamatan ayam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *