Sekeliling kita memberikan kita banyak visual dari mulai barang hingga gambar-gambar atau bentuk dengan berbagai pola. Salah satunya adalah pola segitiga. Siapa yang tidak tahu bangun datar yang dibentuk dari tiga garis lurus yang saling besinggungan itu. Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa menemukan bentuk segitiga pada gantungan baju, sudut ruangan, balok kayu, dan berbagai barang lainnya. Tentu untuk mengukur satuan keliling dan luas dari bangun tersebut dibutuhkan rumus bukan. 

Sederhana tapi juga tidak bisa disepelekan, mengukur keliling dan luas bangun datar segitiga memang terlihat mudah. Seolah olah seperti sebuah bangun datar biasa yang bisa ditambahkan. Tapi bagaimana jika informasi ukuran panjang dan lebar tidak bisa diketahui dalam sekejap, anda harus mencari garis lurus yang memotong segitiga tersebut. Dan itu hanya bisa ditemukan dengan rumus segitiga paling terkenal, rumus pitagoras. 

Namun sebelum Anda masuk dan mengetahui apa yang dimaksud dengan rumus pitagoras dan bagaimana cara menmukan ukuran sisi yang hilang, maka Anda harus tahu dulu apa segitiga itu dan apa saja yang membuat segitiga menjadi bangunan datar yang unik dibandingkan dengan bangun datar lainnya. 

Segitiga 

Segitiga

Segitiga adalah sebuah bangun datar yang berasal dari tiga garis lurus yang saling berpotongan. Segitiga memiliki tiga sudut yang letaknya tidak segaris dari satu sudut ke sudut yang lainnya. Segitiga memiliki ciri khas bentuk bangun datar dengan karakter sifat-sifat. Maksudnya adalah, jumlah panjang dua sisi lebih besar daripada panjang segitiga. 

Jika anda menghitung berapa derajat ukuran segitiga, maka jawabannya adalah 180 derajat. Kemudian sudut terkecil adalah sudut yang menghadap ke sisi tepranjang, sedangkan sudut terkecil maka sudut tersebut adalah sudut sisi terpendek. Uniknya, jika Anda menghitung, sudut luas segitiga sama dengan dua sutud yang lurus dengan sdit luar tersebut. 

  • Jenis Segitiga
Jenis Segitiga

Karena segitiga adalah bangun datar yang memiliki keunikan dengan sudut dan sisi yang tidak sama, maka ada beberapa jenis segitiga yang dibedakan berdasarkan sudut dan sisinya. Pertama yaitu ada segitiga sama kaki yang dua sisi segitiganya sama panjang. Kemudian ada segitiga sama sisi, yang ketiga sisi segitiganya semuanya sama panjang. Maka dari itu disebut dnegan segitiga sama sisi. Sedangkan segitiga sembarang adalah ketiga sisi segitiga memiliki sisi yang tidak sama. Seperti namanya, segitiga sembarang. 

Kemudian segitiga juga dibedakan berdasarkan besar sudutnya. Pertama ada segitiga lancip, yang mana besar sudut segitiga memiliki ukuran kurang dari 90 derajat. Maka dari itu, bentuknya juga lancip karena ukuran sudutnya yang kecil dan runcing. Lalu ada segitiga siku siku, yang mana salah satu sudutnya memiliki sudut siku-siku atau 90 derajat. Kemudian yang terakhir ada segitiga tumpul. Maksudnya adalah, salah satu sudut segitiga tersebut memiliki ukuran yang sangat lebar dan terlihat seperti permukaan tumpul. 

  • Rumus Segitiga
Rumus Segitiga

Untuk mengukur satuan dari segitiga, ada rumus untuk menemukan jumlah keliling dan luasnya. Rumus dalam segitiga, secara umum adlaah rumus keliling dan luas segitiga. Dan untuk menghitung keliling bangun datar segitiga adalah sebagai berikut :

K = Sisi 1 + Sisi 2 + Sisi 3

Sedangkan, untuk menghitung luas segitiga menggunakan rumus :

L = ½ x alas x tinggi

Kedua rumus itu adalah rumus yang paling digunakan untuk menentukan keliling dan luas bangun datar segitiga. 

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan bangun datar segitiga, jenis-jenisnya, dan rumusnya, kini saatnya tahu apa yang dimaksud dengan rumus pitagoras. Namun, jika salah satu sisi tidak diketahui berapa panjangnya, maka ada rumus berbeda yang bisa membantu Anda menemukan sisi tersebut, baru kemudian menentukan luas dan kelilingnya. Rumus tersebut adalah rumus pitagoras. Dan berikut adalah penjabaran rumus Pitagoras

Rumus Pitagoras 

Rumus Pitagoras

Untuk memahami apa yang dimaksud dengan rumus pitagoras,  Anda harus tahu sejarah dan asal usul rumus ini dahulu. Berikut adalah sejarahnya.

Sejarah Pitagoras

Sejarah Pitagoras

Rumus Pitagoras pertama kali dikenalkan dari sosok Pythagoras yang dilahirkan di pulau Samos, Yunani pada tahun 570 sebelum Masehi.  Ia adalah seorang pengelana yang sangat suka dengan ilmu ilmu pengetahuan. Ia sering datang negri seperti Mesir dan Babilonia untuk mencari ilmu pengetahuan baru. Kemudian hingga pada suatu saat, dirinya menetap di sebuah kota di Italia dan ia mendirikan sebuah sekolah bernama Pythagorean. 

Di sekolahnya itu, ia mengajarkan pada pengikutnya bahwa segala sesuatu yang ada di alam semesta ini bisa dinyatakan dalam bilangan-bilangan. Salah satu ilmu pengetahuan yang dikembangkan dari pengalaman berkelananya adalah relasi antar sisi segitiga siku-siku. Ia terus mengembangkannya dan akhirnya mendapatkan penghargaan atas teorema ini karena dia dianggap sebagai orang yang membawa pengethauan tersebut ke peradaban Yunani. 

Pengertian Rumus Pitagoras

pengertian Rumus Pitagoras

Bunyi dari rumus ptagoras ini adalah Sisi miring atau sisi terpanjang dalam segitiga siku-siku sama dengan kuadrat sisi-sisi lainnya. Dari rumus pitagoras ini, ad dalit pitagoras yang diharuskan bahwa menghafalkan pola angka yang perlu diingat supaya dalam menyelesaikan soal pitagoras untuk memudahkan dan mempercepat proses pencarian sisi dengan rumus pitagoras. Polanya adalah sebagai berikut :

  • 3 – 4 – 5
  • 5 – 12 – 13
  • 6 – 8 – 10
  • 7 – 24 – 25
  • 8 – 15 – 17
  • 9 – 12 – 15
  • 10 – 24 – 26
  • 12 – 16 – 20
  • 14 – 48 – 50
  • 15 – 20 –  25
  • 15 – 36 – 39
  • 16 – 30 – 34

Rumus Pitagoras 

Rumus Pitagoras

Rumus pitagoras adalah sebagai berikut :

b2 = a+ c

Kemudian, untuk menentukan sisi tegak dan sisi datar segitiga berlaku rumus sebagai berikut :

a2 = b2 – c2

c2 = b2 – a2

Catatan paling penting, Anda hanya bisa menggunakan rumus ini untuk menentukan sisi datar dari segitiga siku-siku. Jadi jika Anda menemukan kesulitan menentukan panjang sisi segitiga selain siku-siku, Anda bisa menggunakan rumus utama dari segitiga. Rumus ini juga berlaku untuk menentukan panjang sisi miring segitiga yang hilang dengan cara membelah bagian segitiga menjadi segitiga siku-siku terlebih dahulu. 

Pada intinya, bagun datar segitiga ini memiliki banyak keunikan. Dari mulai jenis segitiga dan rumus-rumusnya. Kemudian dengan penyelesaian bantuan dari rumus pitagoras untuk menentukan sisi dari segitiga siku-siku, bisa membantu menemukan panjang sisi miring dari segitiga yang belum ditemukan. 

Rumus pitagoras bisa membantu menentukan panjang sisi dari segala jenis segitiga. Walaupun rumus pitagoras hanya bisa digunakan untuk segitiga siku-siku, tapi dengan pengetahuan ini maka panjang sisi segitiga lainnya bisa ditemukan. Tentunya bantuan dengan dalil dari angka berpola yang membantu Anda menentukan satu sisi dengan satu sisi lainnya. Semoga pelajaran ini membantu Anda dalam menentukan panjang sisi segitiga yang masih belum bisa ditemukan.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *